Berita Terbaru

Korban Penganiayaan Di Pulokerto membuat laporan ke Polsek Gandus.

Gambar
  Korban Penganiayaan Di Pulokerto membuat laporan ke Polsek Gandus. Sumsel,ibacabaca.com_.  K etua Umum Persatuan Pendamping Aspirasi Masyarakat (PPAM) Indonesia, Effendi Mulia, SH bersama Ketua DPD PPAM Indonesia Kab. Ogan Ilir Aidil Fitri mendampingi korban penganiayaan Erman untuk mencari keadilan dengan melaporkan kepada kepolisian Polsek Gandus, Palembang. Diketahui bahwa korban Erman menceritakan permasalahan yang menimpa diri nya kepada Aidil Fitri, Ketua DPD PPAM Indonesia Kab. Ogan Ilir. “Saya dituduh mencuri pakaian celana panjang yang kemudian saya dicekik oleh bapak si pelaku (R) dipaksa untuk mengakuinya dan dipukulnya”, ujar Erman kepada Aidil Fitri, Kamis malam (11/04/24). Atas kejadian tersebut ketua DPD PPAM Indonesia Kab. Ogan Ilir, Aidil Fitri membawa korban ke Rumah Sakit untuk periksa, Kamis malam (11/04/24). Ketua DPD PPAM Kab Ogan Ilir, Aidil Fitri  langsung merespon cepat pengaduan Erman dengan membawa korban untuk ke Rumah sakit memeriksa keadaannya dan segera

Karyawan J&T Salah Kirim Paket, Konsumen J&T Merasa Sangat Di Rugikan.

Karyawan J&T Salah Kirim Paket, Konsumen J&T Merasa Sangat Di Rugikan.


Sumsel, ibacabaca.com_. Lembaga Perlindungan Konsumen YAPERMA DPD Sumsel yang di Ketua Oleh Ibu Andriyani Susilawati,S.H yang didampingi Ibu Septa Handayani,S.E selaku Wakil nya menerima laporan dari salah satu konsumen yang merasa dirugikan oleh Pihak J&T. 


Saudara Zulkarnain menjelaskan bahwa, Pada tanggal 21 September 2023 sekitar Pukul: 14.30 Wib mengantarkan paket ke J&T Express yang berada di Jl. SMB II Km 11, isi paketnya tersebut adalah 1 item Hp Oppo F3 Plus lengkap ditempel diatas paket alamat lengkap penerima beserta No Handphone  atas nama Kasma beserta alamat lengkapnya.


Saudara Zulkarnain menyerahkan paket tersebut kepada pegawai J&T, lalu pihak J&T melakukan input data penerima melalui pesan suara dan kemudian melakukan cetak resi dan memberinya kepada Saudara Zulkarnain, yang seharusnya alangkah baiknya melakukan penginputan data tersebut dengan cara langsung diketik agar menghindari kesalahan input data sehingga data yang di input dapat dipastikan kebenarannya sesuai dengan yang tertulis alamat baik itu pengirim maupun penerima pada paket dan kemudian harusnya disebutkan kembali kepada konsumen.


selanjutnya karyawan Pihak J&T melakukan Cetak Nomor Resi dan memeberikan kepada Saudara Zulkarnain, ia pun langsung menerimanya saja tanpa melihat atau mengeceknya kembali dikarenakan percaya saja dan buru-buru mau pergi kerja, akan tettapi setelah sesampainya di tempat kerja,Zulkarnain mengeceknya akan tetapi ternyata yang di input pihak karyawan J&T(Riki) dengan No Resi JD0342305120 data penerimanya salah dan tidak sesuai pada yang tertulis di paket Saudara Zulkarnain.


Setelah Saudara Zulkarnain mengetahui bahwasannya paket yang di input data penerimanya salah, Zulkarnain pun keesokan harinya langsung menghubungi karyawan Pihak J&T untuk konfirmasi kesalahan tersebut, akan tetapi karyawan Pihak J&T tersebut bilang tidak mau tahu dengan dalil tidak tahu menau pick up yang membawa paketnya. 


Jika di lihat dari kronologinya dapat di simpulkan jika karyawan Pihak J&T tidak melakukan pelayanan yang maksimal dan tidak  bertanggung jawab terhadap permasalahan atau keluhan dari Pelanggannya padahal banyak cara yang semestinya bisa di upayakan. Apakah ini ada unsur kesengajaan itu masih dugaan saja.



Ibu Septa Handayani,S.E yang sebagai Pengurus/Anggota YAPERMA DPD Sumsel yang juga ikut menangani masalah ini angkat bicara bahwa kelalaian dan kesalahan karyawan sama saja merupakan bagian dari kesalahan Pihak J&T juga. seharusnya setelah konsumen konfirmasi kepada salah satu karyawan pihak J&T apalagi konfirmasi sudah konsumen lakukan kepada yang melakukan kesalahan, seharusnya segera bertindak untuk segera diselesaikan akan tetapi dari pihak J&T saja tidak ada respon nya sama sekali karena sampai saat ini saja belum adanya balasan atas surat somasi dari pihak Yayasan lembaga perlindungan konsumen YAPERMA DPD Sumsel.

Riki karyawan J&T yang melakukan kelalaian dan kesalahan tersebut juga kurang respon terhadap lembaga kita, segala upaya yang terbaik sudah diterapkan, akan tetapi selalu megulur-ulur waktu dengan berbagai macam alasan dan sampai sekarang permasalahan ini belum juga diselesaikan.


Setiap instansi,lembaga maupun perusahaan pastinya jika ingin menyelesaikan sesuatu pastinya harus menyelesaikan administrasinya juga, jika tetap keras pada keinginan sendiri, artinya itu sama saja tidak menghargai dan meremehkan sebuah Instansi, Lembaga ataupun Perusahaan itu sendiri dan secara tidak langsung berarti sama saja tidak mau menyelesaikan dan tidak mau bertanggung jawab atas kesalahan yang telah dilakukan.


Konsumen J&T (Zulkarnain) sangat merasa dirugikan sekali karena atas kelalaian yang dilakukan pihak karyawan J&T tersebut mengakibatkan hilangnya kepercayaan pelanggan saudara Zulkarnain yang artinya juga hilangnnya pendapatan saudara Zulkarnain akibat kelalaian tersebut.


Kita berharap agar pihak J&T segera melakukan tindakan upaya penyelesaian atas kelalaian dan kesalahan yang dilakukan oleh karyawannya karena karyawan yang melakukan kesalahan tersebut keras kepala tidak mau menyelesaikan ganti rugi kepada pihak konsumen yang telah dirugikan. Seandainya ada konsumen tidak mau menyelesaikan administrasi yang telah diatur oleh pihak J&T akan tetapi konsumen keras minta segera dikirimkan, apakah pihak J&T mau mengirimkan paket atau menyelesaikan sebuah masalah itu tanpa menyelesaikan segala administrasinya dulu.




ibacabaca.com

By (Sep)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Honorer Di Angkat ASN". Ajukan sebelum 28 November 2023.

Tasyakuran Warga baru PSHT Ranting Kecamatan Gandus Cabang kota Palembang 24 September tahun 2023 , Sukses dilaksanakan

Pemprov adakan Pemutihan Kendaraan Bermotor Di Sembilan Provinsi Termasuk Sumsel, Denda Di Hilangkan.